Mitos dan Fakta Seputar Inkontenesia

Inkontenesia adalah keluarnya urin di luar kehendak. Hal tersebut disebabkan oleh melemahnya otot kandung kemih. Saat Anda mengalami hal tersebut, Anda akan kesulitan untuk menahan BAK. Meski tidak mengancam jiwa, inkontenesia dapat menurunkan kualitas hidup Anda. Sayangnya, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai gangguan kesehatan ini. Sehingga inkontenesia tidak segera diatasi dengan baik.Berikut ini beberapa mitos seputar inkontenesia yang banyak beredar di masyarakat dan fakta yang sebenarnya.
1. Normal dialami
Sering tiba-tiba BAK saat sedang tertawa atau batuk, sulit menahan BAK, sering dianggap normal terjadi. Apalagi bila dialami oleh seorang lanjut usia. Padahal itu bukanlah sesuatu yang normal. Bisa jadi Anda mengalami gangguan kesehatan inkontenesia. Sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan solusinya.
2. Hanya dialami oleh orang tua
Inkontensia sering dianggap sebagai sebuah penyakit yang disebabkan oleh penuaan. Sehingga hanya bisa dialami oleh orang lanjut usia. Padahal seseorang berusia produktif pun bisa saja mengalami hal tersebut, bila menerapkan pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.
3. Tidak dapat disembuhkan
Banyak penderita inkontenesia, yang mengalami penurunan kualitas hidup karena enggan memeriksakan diri ke dokter. Umumnya mereka menganggap bahwa inkontenesia tidak dapat disembuhkan. Padahal inkontenesia sangat mungkin disembuhkan dengan sejumlah pengobatan dan terapi.
Ketiga mitos tersebut di atas sebaiknya Anda buang jauh-jauh dari benak Anda. Gangguan inkontenesia dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Maka bila Anda atau anggota keluarga Anda ada yang mengalami inkontenesia, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan solusi, dan dapat kembali menjalani hidup dengan normal dan berkualitas.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

fourteen − 11 =