Golkar Targetkan 110 Kursi DPR

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) Airlangga Hartarto (AH) optimistis perolehan suara partai yang dipimpinnya akan lebih baik dari Pemilu 2014 lalu. Dia yakin suara PG bisa mencapai 16-20 persen.
“Golkar sudah bangkit. Suara kita secara keseluruhan sudah naik. Kita bisa memenangkan Pemilu,” kata Airlangga Hartarto pada acara konsolidasi dan pengarahan pemenangan pemilu kepada seluruh calon anggota legislatif (caleg) dan pengurus Golkar se-Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang, Minggu (3/3/2019).
Airlangga hadir bersama sekretaris jenderal partai Lodewijk Frederich Paulus, Ketua DPD Alex Noerdin, dan Gubernur Lampung Arinal Junaidi. Tampak pula sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG seperti Aziz Syamsuddin, Rizal Mallarangeng, Yahya Zaini, Ahmad Doli Kurnia dan Wakil Bendahara Umum, Agus Silaban.
‎Sebagaimana diketahui, pada Pemilu 2014 lalu, suara PG hanya 14,75 persen. Dengan perolehan itu, Golkar berada di peringkat dua hasil Pemilu dan meraih 91 kursi DPR pusat. Pada Pemilu 2019 ini, PG menargetkan meraih minimal 16 persen suara nasional dengan total kursi DPR 110 orang.
Airlangga menginstruksikan seluruh caleg dan jajaran pengurus Golkar se-Sumsel agar memetakan daerah pemilihan (dapil) yang bisa meraih tambahan kursi. Para kader harus bekerja keras, dari pintu ke pintu (door to door) menyapa masyarakat. Hal itu agar masyarakat mengenali para caleg sehingga bisa dipilih.
‎”Kita sudah berada di jalur yang benar. Tinggal kita tingkatkan,” tutur Airlangga yang juga Menteri Perindustrian Republik Indonesia.
Menurutnya, Sumsel adalah salah satu wilayah provinsi prioritas kemenangan pemilu legislatif (pileg). Pasalnya, sejak zaman Orde Baru, Sumsel adalah merupakan salah satu basis suara Golkar.
Dia tegaskan kemenangan pileg yang meyakinkan atau lebih baik dari Pemilu 2014 sangat penting bagi Golkar agar bisa ‎mendukung pemerintahan Jokowi lebih maksimal lagi. Dengan kemenangan besar, Golkar bisa yang terdepan dalam merumuskan kebijakan negara.”Target menang Pileg mempersiapkan penguatan pemerintahan yang akan datang. Tentu targetnya, Golkar terlibat lebih banyak lagi dalam merumuskan arah pemerintahan ke depan,” ujar Airlangga.
Pada kesempatan itu, Airlangga juga meminta seluruh kader Golkar agar memenangkan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Dia menguatarkan pasangan nomor urut 01 ini telah merumuskan Nawacita jilid II dengan tema besar pembangunan ekonomi berbasis Sumber Daya Manusia (SDM) dan Industri. Ada‎ tiga target utama yang disasar yakni meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing ekspor manufaktur, dan menguatkan industri hulu strategis. Tiga target itu didukung oleh enam langkah strategis.
Pertama, penguatan iklim investasi, keterbukaan perdagangan dan keterlibatan di dalam jaringan produksi global. Kedua, penguatan kemampuan riset dan pengembangan inovasi, serta akselerasi adopsi teknologi. Ketiga, peningkatan diplomasi ekonomi dan utilisasi perjanjian perdagangan bebas. Keempat, pengoptimalan sumber potensi pertumbuhan ekonomi. Ke‎lima, penguatan pilar pendukung pertumbuhan sektor manufaktur. Adapun langkah keenam, lanjut AH, berupa penciptaan kebijakan makroekonomi yang kondusif untuk mendukung pengembangan industri manufaktur.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

fourteen + nine =