Jepang Umumkan Nama Era Kekaisaran yang Baru

Jepang mengumumkan nama era kekaisarannya yang baru. Mulai 1 Mei, nama ‘Reiwa’ akan digunakan menjadi era kekaisaran baru menggantikan ‘Heisei’, era negara saat ini. Era Heisei akan berakhir dalam satu bulan bersamaan dengan turunnya tahta bersejarah Kaisar Akihito.Nama Reiwa menandakan ketertiban dan harmoni. Nama tersebut diumumkan oleh Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga lewat sebuah papan dengan tulisan tangan.Penentuan nama era ini telah dibahas selama berminggu-minggu dalam diskusi kabinet rahasia. Kabinet Jepang memilih kata itu dari seleksi yang dibuat oleh panel ilmuwan dan pakar.”Beberapa saat yang lalu, pemerintah memutuskan pada rapat kabinet tentang nama era baru dan bagaimana cara mengucapkannya,”kata Yoshihide Suga dalam sebuah konferensi pers seraya mengangkat nama baru yang dilukis dengan kaligrafi tradisional di atas kertas putih, dikutip dari BBC, Senin (1/4).Biasanya, nama era baru terungkap saat satu kaisar meninggal dunia dan penggantinya telah naik takhta. Namun, kali ini berbeda, sebab Kaisar Akihito turun tahta disebabkan oleh usianya yang sudah sepuh untuk digantikan putranya, Pangeran Naruhito.Sebagaimana diketahui, setiap pemerintahan kaisar Jepang atau ‘gengo’ selalu diberi nama berdampingan dengan kalender universal untuk menandai waktu. Nama era ini bertujuan untuk menandai setiap dekade. Biasanya nama era muncul pada uang pecahan koin, surat kabar, SIM dan dokumen resmi.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

19 − seven =