Golkar: Tidak Ada Rencana Bentuk Poros Baru Bersama Demokrat

Partai Golkar (PG) mengemukakan tidak ada rencana membentuk poros baru bersama Partai Demokrat (PD) dalam menyambut Pemilu 2019. PG sudah deklarasi mendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali menjadi Calon Presiden (Capres) pada pemilu 2019. Tidak ada lagi keputusan lain di luar keputusan tersebut karena telah ditetapkan melalui dua kali Musyarah Nasional Luar Biasa (Munaslub)‎ yaitu tahun 2016 dan 2017.”Kami masih konsisten mendukung pak Jokowi. Itu sudah melalui keputusan tertinggi partai,” kata Ketua DPP PG bidang Media dan Pengalangan Opini Tubagus Ace Hasan Syadzily ‎di Jakarta, Selasa (27/6).Ia menanggapi pernyataan Sekjen PD Hinca Panjaitan yang menyebutkan PD dan Golkar sedang menjajaki untuk membentuk poros baru. Hal itu seiring dangan adanya pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mantan Ketum PG yang saat ini menjadi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Senin (25/6).Ace menjelaskan Hinca boleh saja membangun opini seperti itu karena itu haknya. Dalam tahun politik seperti sekarang, apa saja bisa diolah sesuai kepentingan masing-masing partai. Namun dia tegaskan PG tidak begeser dari posisi mendukung Jokowi seperti sekarang ini. Malah PG ingin mengajak PD untuk bersama-sama mendukung Jokowi di Pemilu 2019.”Semakin banyak semakin bagus. Jika PD bergabung, koalisi Jokowi semakin kuat,” kata anggota Komisi II DPR ini.Dia yakin pertemuan SBY dan JK hanya silahturami biasa. Pertemuan itu masih dalam suasana Idul Fitri yang saling mengunjungi untuk silahturami.”Saya tidak yakin antar kedua itu ngomongin poros baru. Paling hanya silahturami biasa. Itu biasa aja,” tutup Ace

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

8 + 11 =