Kelompok Bersenjata di Filipina Culik Turis Inggris

Seorang lelaki berkebangsaan Inggris dan istrinya yang merupakan warga Filipina dilaporkan diculik oleh sekitar empat orang pria bersenjata. Insiden itu terjadi di sebuah tempat penginapan saat mereka sedang melancong di kota Tukuran, Zamboanga del Sur, Filipina.Dikutip dari Associated Press, Senin (7/10), menurut anggota kepolisian setempat, Kopral Polisi Jairus delos Reyes, para pelaku yang membawa pistol itu menculik Allan Hyrons dan istrinya, Wilma. Mereka kemudian dibawa kabur dengan sebuah perahu motor.Reyes menambahkan beberapa pria muda yang berada di sebuah bar dekat lokasi kejadian menyaksikan penculikan tersebut.Akan tetapi, pihak kepolisian masih mencari keberadaan para pelaku serta korban yang diketahui juga memiliki dua sekolah selain sebuah penginapan di pinggir kota. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab terhadap penculikan itu.Penculikan dengan uang tebusan memang marak terjadi di wilayah selatan Filipina , yang diduga dilakukan berbagai kelompok milisi Muslim dan kelompok bersenjata lainnya.Situasi ini telah berlangsung sejak lama hingga berdampak pada sektor pariwisata serta perdagangan dan penanaman modal, terutama pada wilayah pedesaan yang terpencil dan memiliki tingkat keamanan yang rendah.Meskipun serangan yang dilakukan militer Filipina terhadap kelompok-kelompok militan seperti Abu Sayyaf telah menurunkan tingkat penculikan bermotif uang tebusan, tetapi hal tersebut masih terus terjadi.Belum lama ini tiga nelayan WNI dilaporkan diculik saat melaut di perairan negara bagian Sabah, Malaysia. Wilayah itu memang dekat dengan perbatasan laut Filipina.Aktivitas kelompok Abu Sayyaf di wilayah itu sangat tinggi, dan di masa lalu mereka melakukan serangkaian aksi penculikan yang direncanakan. Padahal, Indonesia, Malaysia dan Filipina sudah bekerja sama untuk melakukan patroli terpadu guna menekan aksi penculikan dan perompakan kapal di kawasan itu.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

3 × 2 =