Imbas Corona, Misi NASA ke Bulan Tertunda

Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) menutup dua fasilitas pada Jumat (20/3) karena wabah virus corona (SARS-CoV-2) di Amerika Serikat. Hal ini bisa menunda misi NASA mengirim astronaut ke Bulan pada 2024.Virus corona saat ini telah berlangsung hampir empat bulan. Ternyata virus corona tak hanya berdampak terhadap industri maupun suatu negara, tapi juga pada misi penjelajahan antariksa.NASA memutuskan menutup fasilitas Michoud Assembly dan Stennis Space Center. NASA memutuskan untuk menerapkan kerja dari rumah bagi para pegawai yang bekerja di dua fasilitas itu.Keputusan itu dibuat karena peningkatan jumlah infeksi virus corona di masyarakat sekitar dua fasilitas. Merebaknya infeksi mengganggu produksi dan pengujian roket Space Launch System baru dan pesawat ruang angkasa Orion.Tidak jelas apakah epidemi pada akhirnya akan mengakhiri mimpi manusia ke luar angka. Administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan beberapa dampak corona terhadap misi antariksa.”Kepemimpinan NASA bertekad untuk menjadikan kesehatan dan keselamatan tenaga kerjanya sebagai prioritas utama saat kami menangani situasi virus corona,” kata Bridenstine mengutip Autoevolution.Dalam waktu dekat, NASA memiliki dua operasi besar, yakni peluncuran uji terbang Demo-2 dengan pesawat ruang angkasa SpaceX Crew Dragon, dan peluncuran kendaraan jelajah Perseverance ke Mars. Hingga saat ini kedua misi masih berjalan.”Kami menyadari akan ada dampak pada misi NASA, tetapi ketika tim kami bekerja untuk menganalisis gambaran lengkap dan mengurangi risiko, kami memahami bahwa prioritas utama kami adalah kesehatan dan keselamatan tenaga kerja NASA,” ujar NASA seperti yang dilansir dari situs resmi NASA.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

4 × 4 =