Wall Street Terseret Anjloknya Saham Teknologi

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis (23/7/2020). Saham Microsoft dan Apple memimpin pelemahan dan data ketenagakerjaan yang mengecewakan membuat Wall Street mundur.Dow Jones Industrial Average terkoreksi 1,3 persen ke 26.652,33. Indeks S&P 500 turun 1,2 persen ke 3.235,66. Nasdaq turun 2,2 persen ke 10.461,42.Saham Microsoft anjlok 4,3 persen meskipun laporan keuangannya positif dan lebih baik dari perkiraan analis. Microsoft mengatakan pembelian lisensi transaksional terus melemah dan LinkedIn, anak usahanya, terdampak negatif akibat melemahnya pasar tenaga kerja.Apple turun 4,5 persen, Amazon turun 3,6 persen, Netflix turun 2,5 persen, dan Tesla anjlok hampir 5 persen, meskipun laporan keuangannya sangat bagus. Tesla tetap optimistis bisa memenuhi target penjualan 500.000 mobil tahun ini.Pekan lalu, angka pengangguran AS mencapai 1,42 juta, yang berarti angka pengangguran berada di atas 1 juta selama 18 minggu berturut-turut. Ekonom memperkirakan tambahan 1,3 juta orang akan menyusul mengajukan anggaran pengangguran.CNBC melaporkan bahwa Partai Republikan berencana memperpanjang stimulus Covid-19 untuk warga AS, tetapi jumlahnya dikurangi, dari US$ 600 per minggu per kepala menjadi US$ 100 per minggu.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

20 − 4 =