Anak di Bawah 2 Tahun Disarankan Gunakan Faceshield Dibanding Masker

Walau sebisa mungkin beraktivitas di dalam rumah, terdapat kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan anak kita harus keluar rumah. Baik ke dokter atau untuk vaksin, kadang kita harus membawa buah hati yang belum berusia di bawah dua tahun untuk keluar rumah.Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penggunaan face shield atau pelindung wajah untuk anak di bawah usia dua tahun demi mencegah mereka terkena COVID-19. Hal ini dilakukan karena IDAI tidak merekomendasikan penggunaan masker pada kelompok anak berusia di bawah dua tahun.Dalam dialog beberapa waktu lalu, dokter spesialis anak Yogi Prawira yang merupakan Satgas COVID-19 IDAI mengatakan bahwa ada baiknya anak lebih baik tidak keluar rumah dahulu jika di daerahnya tingkat penularan masih tinggi.”Kecuali ada kebutuhan yang mendesak misalnya ke rumah sakit, vaksinasi, dan sebagainya,” kata Yogi.”Kalau terpaksa harus keluar rumah, maka untuk anak di bawah usia 2 tahun hindari penggunaan masker,” Yogi menambahkan.
Penggunaan Face Shield
Yogi mengatakan, penggunaan masker untuk anak usia di bawah 2 tahun dikhawatirkan bisa mengganggu pernapasannya sementara mereka belum bisa mengungkapkan perasaan tidak nyaman yang dialaminya.”Maka alternatifnya, kelompok usia ini boleh menggunakan face shield, tetapi ada syaratnya, dengan pengawasan yang ketat dari orangtua atau pengasuh selama menggunakan penutup tersebut.”Sementara bagi bayi, Yogi mengatakan bahwa mereka tentu akan sulit apabila harus menggunakan face shield atau pelindung wajah. Untuk itu, dia merekomendasikan penggunaan kereta dorong dengan penutup atau partisi transparan.”Kita tahu salah satu penyebarannya adalah melalui droplet. Jadi kita harus melindungi (anak dari) paparan droplet itu. Karena anak bisa terinfeksi,” tandasnya.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

twelve + nine =