Trump Diberi Steroid untuk Pasien Covid-19 Kritis

Dokter Presiden Donald Trump mengatakan pada Minggu (4/10/2020) bahwa timnya mulai merawat Trump dengan memberikan obat deksametason, steroid yang digunakan untuk pasien sakit kritis kasus Covid-19.Update informasi ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang kondisi kesehatan Trump ketika pria berusia 74 tahun itu berjuang melawan virus yang menewaskan lebih 200.000 warga Amerika.Dr. Nahid Bhadelia, seorang dokter penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Boston, mengatakan pengobatan steroid menunjukkan bahwa Trump memiliki tingkat peradangan cukup parah, meski faktanya obat tersebut juga menekan sistem kekebalan. “Mereka membuat keputusan bahwa manfaat pemberian steroid lebih besar daripada risikonya, menyiratkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibanding yang kami ketahui pada hari Jumat dan Sabtu,” kata Bhadelia dalam email.Pakar lain, Dr. Vin Gupta, mengatakan pengungkapan para dokter Gedung Putih menunjukkan bahwa Trump kemungkinan menderita pneumonia. “Perawatan yang dilaporkan dokter menunjukkan bahwa presiden memiliki pneumonia Covid-19 dengan tingkat keparahan setidaknya ringan,” kata Gupta, anggota fakultas Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington.Update kondisi Trump berlangsung di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland, tempat presiden dirawat sejak Jumat.Dokter Gedung Putih Dr. Sean Conley mengatakan tim medis presiden mulai merawat presiden dengan deksametason. Langkah ini dipilih setelah dua insiden di mana kadar oksigen dalam darah Trump turun di bawah normal dalam beberapa hari terakhir.Conley juga mengatakan bahwa Trump dapat keluar segera pada Senin (5//10/2020) dan mengatakan kesehatannya membaik.Bhadelia mengatakan dokter biasanya tidak akan memberi izin keluar RS pada pasien yang baru saja memakai steroid.Pengumuman tim medis Trump memperumit penilaian seberapa parah kondisi kesehatan presiden.Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), deksametason terbukti mengurangi kematian 28 hari pada pasien dengan kasus Covid-19 yang parah dan kritis. Sebaliknya, rumah sakit menemukan, hal itu dapat meningkatkan risiko kematian bila diberikan kepada pasien dengan kasus penyakit yang tidak parah.WHO mendefinisikan kasus Covid-19 parah dengan tanda kadar oksigen darah turun di bawah 90 persen. Orang dewasa yang sehat umumnya memiliki kadar oksigen dalam darah 95 persen atau lebih tinggi. Nafas cepat atau tanda-tanda gangguan pernapasan lainnya juga dapat menyebabkan suatu kasus dianggap parah.Satu studi yang dikutip oleh WHO menunjukkan bahwa deksametason mengurangi kematian menjadi sekitar 22,9 persen dibandingkan 25,7 persen pada mereka yang diberi perawatan biasa.Para dokter Trump menolak mengatakan seberapa rendah tingkat oksigen darah presiden drop. Namun tim dokter hanya mengungkapkan kadar oksigen belum mencapai angka 80-an. Conley justru mengatakan tingkat oksigen dalam darah Trump pada Minggu (4/10/2020) membaik mencapai 98 persenDr. Scott Gottlieb, yang memimpin FDA dari 2017 hingga 2019, mengatakan bahwa dua penurunan kadar oksigen dalam darah presiden tidak menunjukkan pemulihan. “Saya prihatin dengan O2 karena itu berarti paru-parunya terpengaruh (Covid-19 adalah bagian dari penyakitnya dan sekarang dia mengidapnya),” kata Gottlieb melalui email.Dia menambahkan, “Jika mereka akan mengeluarkannya (dari RS) besok, itu berarti dia negatif virus. Saya rasa itu tidak mungkin.”Gottlieb menambahkan rendahnya oksigen menunjukkan bahwa Trump mungkin menderita pneumonia di paru-parunya.Pada Sabtu, Conley menghindari pertanyaan tentang apakah presiden telah menerima oksigen tambahan. Kemudian, pada Minggu, Conley mengatakan tingkat oksigen presiden turun pada Jumat dan Sabtu, dan dia mengungkapkan bahwa presiden menerima oksigen tambahan pada Jumat.Namun, tidak jelas apakah Trump menerima oksigen pada Sabtu. “Saya harus melakukannya, saya harus memeriksa dengan staf perawat. Saya tidak berpikir begitu, jika dia melakukannya sangat terbatas. Tapi dia tidak menggunakan oksigen,” kata Conley.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

18 + twenty =