Infeksi Covid-19 Tinggi, Spanyol Umumkan Keadaan Darurat

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez pada Minggu (25/10) waktu setempat, mengumumkan keadaan darurat nasional kedua. Langkah itu demi memberikan kekuasaan kepada pemerintah untuk membatasi aktivitas dasar masyarakat dan memberlakukan jam malam ketika kasus virus corona meningkat di negara itu.Keadaan darurat akan berlangsung selama 15 hari dan dapat diperpanjang hingga 9 Mei, jika perpanjangan itu disetujui parlemen Spanyol.Rakyat Spanyol telah diperintahkan untuk tetap tinggal di rumah dari pukul 11 ​​malam hingga enam pagi, sementara pertemuan dibatasi hanya maksimal enam orang. Pejabat lokal telah diberi wewenang membatasi perjalanan masuk dan keluar dari wilayah mereka.Seperti banyak negara Eropa lainnya, Spanyol telah berjuang menahan peningkatan Covid-19 yang begitu cepat. PM Sanchez menyebut, situasi penyebaran penyakit itu sudah “ekstrem”. Ia memberi catatan bahwa “seluruh Eropa telah mengadopsi langkah-langkah untuk membatasi pergerakan masyarakat.”Pemerintah berharap pembatasan yang lebih ketat akan membantu menurunkan kasus menjadi 25 per 100.000 orang. Jumlah saat ini sudah lebih dari 400 per 100.000.“Kami memiliki langkah panjang ke depan,” kata Sanchez.Berdasarkan data Worldometers, Senin (26/10/2020) sore, total kasus infeksi di Spanyol sebanyak 1.110.372 kasus dengan total angka kematian 34.752 kasus.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

thirteen + 1 =