Varian Baru Covid-19 Lebih Mudah Menulari Anak-Anak

Baru-barui ditemukan varian baru virus corona di Inggris. Para ilmuwan memperingatkan mutasi baru ini lebih mudah menular ke anak-anak.Para ahli segera meneliti varian baru virus ini agar dampaknya terhadap pasien dan vaksin bisa lebih dipahami dengan baik.Pada Senin, Professor Neil Ferguson dari Imperial College London, mengatakan data infeksi di seluruh wilayah Inggris tenggara menunjukkan varian baru virus memiliki tingkat infeksi lebih tinggi pada anak-anak dibandingkan virus jenis lain.”Ada petunjuk bahwa virus ini memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak. Itu mungkin menjelaskan beberapa perbedaan, tetapi kami belum menetapkan kausalitas apa pun tentang itu, tetapi kami dapat melihatnya di data,” jelasnya, dikutip dari The Independent, Selasa (22/12).”Selama lockdown di Inggris, kami melihat pergeseran umum dalam masa penyebaran virus terhadap anak-anak, dan itu benar dalam varian dan non-varian dan itulah yang kami perkirakan, mengingat bahwa kami telah memberlakukan lockdown untuk mengurangi kontak orang dewasa tetapi sekolah masih buka,” lanjutnya.”Tapi apa yang telah kami lihat selama periode lima atau enam pekan secara konsisten proporsi kasus pilar dua untuk varian di bawah 15 tahun secara statistik secara signifikan lebih tinggi daripada virus non-varian.”ilmuwan peringatkan varian baru covid-19 lebih mudah menulari anak-anak
“Kami tidak mengatakan bahwa ini adalah virus yang secara khusus menargetkan anak-anak atau lebih spesifik dalam kemampuannya untuk menginfeksi anak-anak, tetapi kami tahu bahwa Covid tidak seefisien dalam memengaruhi anak-anak seperti pada orang dewasa,” jelas anggota Kelompok Penasihat Ancaman Virus Pernafasan Baru Muncul (NERVTAG), Profesor Wendy Barclay.Dia mengatakan varian baru ini lebih mampu terhubung dengan sel manusia untuk menginfeksi mereka yang berarti bahwa di mana virus sebelumnya berjuang untuk menginfeksi anak-anak, mereka sekarang “berada di lapangan bermain yang lebih setara” dengan orang dewasa dalam hal infeksi.Ketua NERVTAG, Peter Horby mengatakan sejak analisis awal data, yang mendorong pemerintah untuk membatalkan pencabutan pembatasan selama lima hari yang direncanakan selama Natal, para ilmuwan sekarang lebih yakin tentang risiko dari varian baru ini.”Sore ini (Senin) lebih dari puluhan ilmuwan bertemu lagi dengan beberapa wajah baru yang tidak hadir pada pertemuan hari Jumat. Kami memeriksa semua data lagi dan analisis tambahan, baik pada kumpulan data yang lebih besar dan menggunakan metode yang berbeda. Kesimpulan sore ini adalah bahwa kami sekarang memiliki keyakinan yang lebih tinggi bahwa varian ini memang memiliki keunggulan penularan dibandingkan varian virus lain yang saat ini ada di Inggris,” jelasnya.ara ilmuwan berusaha keras untuk mempelajari varian baru untuk menentukan apakah vaksin yang ada saat ini bisa efektif.”Kami tidak sepenuhnya yakin saat ini dan sangat penting bagi kami untuk melakukan beberapa analisis dengan sangat cepat,” jelas Barclay saat ditanya apakah dia yakin vaksin ini efektif melawan varian baru virus.Dia menambahkan, saat ini sedang dilakukan penelitian di laboratorium terkait efektivitas vaksin melawan varian baru ini.Menurutnya tidak mungkin satu perubahan besar pada protein lonjakan virus akan cukup untuk mengalahkan vaksin karena sistem kekebalan menghasilkan antibodi yang menyerang virus dari berbagai sudut.”Ada kemungkinan bahwa kemampuan antibodi untuk melihat virus disusupi sampai batas tertentu, dan itulah yang perlu kami periksa,” jelasnya.

Share this on

Tentang Pengarang

KOMENTAR

seventeen + 14 =